Tampilkan postingan dengan label love shout. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label love shout. Tampilkan semua postingan

April 13, 2008

tanda-tanda tercampakkan

Dicampakkan?! Pasti nyakitin banget. Berani taruhan, ga da satupun yang pengen disakitin. Kalopun ada, pasti orang sakit jiwa ato orang dengan gejala masochist akut yang justru sangat menikmati rasa sakit dan disakiti.

Tapi nyatanya, memang itulah adanya ketika sebuah hati tergores cinta. Ibarat lagu, jatuh bangun-nya Kristina emang bener banget. Bahwa untuk mendapatkan cinta sejati memang harus mengalami fase jatuh bangun. Dan bahwa untuk menemukan orang yang tepat memang harus ketemu orang yang salah dulu.

Pertanyaannya, apa harus sedemikian menyakitkan larut lebih lama hanya untuk tau bahwa apa yang didepan mata itu salah dan bukanlah tercipta untuk kita? Keknya ga perlu banget, dan amat sangat ga worth it ! dengan kata lain, PLAY SMART jadi kunci utama dalam bercinta. Ga Cuma pake perasaan tapi juga pake otak, biar ga menuh-menuhin koran dengan berita bunuh diri ataupun menuh-menuhin rumah sakit jiwa gara-gara depresi akut hehehehehe...

nahh...kenapa PLAY SMART perlu? Karena sebenarnya, banyak gelagat yang bisa kita baca ketika sesuatu ga berjalan dengan semestinya. Demikian juga dalam bercinta. Banyak hal yang bisa kita baca ketika hubungan tak lagi membara dan ketika hubungan sudah diambang batas baik karena titik jenuh ataupun karena hadirnya idaman lain.

Start to feel like telemarketer. Pernah tau telemarketer yang sering direject atau dimatiin telponnya? Yaaah.. kurang lebihnya gitu ketika hati ga lagi menyatu. Tiap kali telpon... bisa jadi di reject atau diputus tiba-tiba padahal pembicaraan lom kelar. Atau malah... ditelpon tapi diem-dieman... ngabis-ngabisin pulsa banget wakaakkak..

no longer interested in sex. Bukan Cuma soal making love tapi juga soal keintiman dan kehangatan. Males deket-deket, jarang nyentuh, jarang membelai lembut… berasa kek dia ada… tapi ga ada alias jauuuhhh banget di hati. Dingin dan hambar.

avoids talking about the future. Boro-boro ngomongin masa depan, ngomongin yang manis-manis dan mesra nan lembut aja maleeeessss ! jadi bener-bener yang diomongin itu bukan lagi tentang “berdua” tapi lebih ke segala sesuatu yang general dan bahkan kadang ga penting and nuttin to do with.

"I need some space" or "I think we should see other people." Menurut pakar cinta... ada kecenderungan orang untuk takut menyakiti secara langsung atau frontal. Dan biasanya, “butuh ruang” atau “butuh ketemu dengan dunia luar” (diluar berdua) jadi senjata andalan untuk melepaskan diri perlahan tapi pasti.

looking left, something's not right. Otak kiri dikenal sebagai ajang kreativitas. Dan ketika seseorang berbicara dengan menoleh ke kiri, itu pertanda sedang meminta dukungan penuh pada otak kiri untuk berkreasi se-kreatif mungkin. Dan itu berarti... lagi ngarang suatu kebohongan. Hehehhehe...

keeps you waiting. And waiting. And waiting. Menunggu. Satu kegiatan yang membosankan dan menghentikan waktu. Membuat kita menunggu dan menunggu dan menunggu tanpa kepastian dan tanpa alasan masuk akal, menunjukkan disrespect… atau unrespect… dan itu berarti kita dah ga penting lagi dan ga masuk daftar prioritas.

used to be a three-blue-shirts-and-four-pair-of-Chinos kind of guy, and suddenly obsessed with Armani. Yang biasanya urakan atau mungkin ga terlalu ribet dengan penampilan… tau-tau jadi ribet dan malah bersolek abis, bahkan meski hanya untuk pergi ke warung untuk beli rokok. Dan ini masih ditambah dengan ribet masalah “kegendutan” dan lain sebagainya. Weeekkksssss…. !

April 12, 2008

ceriTAaaa LALuuuu...



“dimanakah kau ada???
rinduku takkan pernah sirna
kekasih ingatkah ku disini…???
tertusuk oleh perih
mencari tak pernah kudapat
namunku kan selalu merindu…”


lagu (dulu) waktu aku kehilangan dan dikhianati orang yang kusayangga nyangka..kalo bakal dengerin lagu ini sekarang..dengan perih dan sesak yang samayang dulu pernah ada dan singgah di hati ini

meski mungkin sejuta senyum dan tawa kurangkaihati ini tetap menangismeski raga setegar karangjiwa ini begitu rapuh
tiada sesal dengan semua jalanan terjal inihanya sedikit tanya yang kadang tersirat…menyeruak memenuhi benak…terciptakah aku untuk seseorangatau adakah seseorang tercipta untukkuatau mungkin haruskah aku seorang diridengan semua jalanan yang tercipta untukkuatau justru belum begitu kuatkah diri inihingga harus terus melewati jalanan terjaltuk menempa jiwa dan raga??

namun sekali lagi…tiada sesal dengan semua jalanan terjal inijalanan yang justru makin membuatku tumbuh…jalanan yang membuatku bagai karang dan rumput liardan yang pasti…jalanan yang membuatku selangkah lebih majudan buatkau berani menatap ke depandengan senyumaaaannn dan hati yang lapang…